<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>Rumah kedua</title>
	<link>http://rostiani.blogsome.com</link>
	<description>Yaa,....rumah kedua adalah nama blognya. Seseui dengan namanya, blog ini adalah rumah kedua saya. Berisi tentang sepenggal kisah hidup dalam mencari arti dan makna. Welcome to my second home......!!!</description>
	<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:30:51 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Kisah Cinta Seorang Dinda</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/09/12/kisah-cinta-seorang-dinda/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/09/12/kisah-cinta-seorang-dinda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2006 03:30:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>celoteh</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/09/12/kisah-cinta-seorang-dinda/</guid>
		<description><![CDATA[	
Satu kisah Cinta Biasa 
	Suami saya adalah seorang jurnalis, saya mencintai sifatnya yang spontan dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika bersandar dibahunya. 
	3 tahun dalam masa perkenalan dan 2 tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa letih&#8230;lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>
Satu kisah Cinta Biasa </p>
	<p>Suami saya adalah seorang jurnalis, saya mencintai sifatnya yang spontan dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika bersandar dibahunya. </p>
	<p>3 tahun dalam masa perkenalan dan 2 tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa letih&#8230;lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya<br />
seorang wanita yang sentimental dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindui saat-saat romantis seperti seorang anak kecil yang sentiasa mengharapkan belaian ayah dan ibunya. Tetapi, semua itu tidak<br />
pernah saya peroleh. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. </p>
	<p>Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam perkawinan kami telah mematahkan semua harapan saya terhadap cinta yang ideal. </p>
	<p>Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan penceraian. </p>
	<p>&#8220;Mengapa?&#8221;Dia bertanya dengan nada terkejut.<br />
&#8220;dinda letih, Abang tidak pernah mencoba memberikan cinta yang dinda inginkan.&#8221; Dia diam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, nampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. </p>
	<p>Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang lelaki yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?<br />
Dan akhirnya dia bertanya. </p>
	<p>&#8220;Apa yang bisa Abang lakukan untuk mengubah fikiran dinda?&#8221; Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan perlahan.<br />
&#8220;dinda ada 1 pertanyaan, kalau Abang menemukan jawabannya didalam hati dinda maka dinda akan mengubah fikiran dinda; Seandainya,dinda menyukai sekuntum bunga cantik yang ada ditebing gunung dan kita berdua tahu jika Abang memanjat gunung-gunung itu, Abang akan mati. Apakah yang Abang akan lakukan untuk dinda?&#8221; </p>
	<p>Dia termenung dan akhirnya berkata, &#8220;Abang akan memberikan jawapannya<br />
esok.&#8221; Hati saya terus gundah mendengar responnya itu.<br />
Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan&#8230; </p>
	<p>&#8216;Sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi izinkan<br />
Abang untuk menjelaskan alasannya.&#8221; Kalimat pertama itu menghancurkan hati saya. Namun, saya masih terus ingin membacanya.<br />
&#8220;dinda boleh mengetik dikomputer dan selalu mengusik program didalamnya dan akhirnya menangis di depan monitor, Abang harus memberikan jari-jari Abang untuk membantu dinda memperbaiki program tersebut.&#8221; </p>
	<p>&#8220;dinda selalu lupa membawa kunci rumah ketika dinda keluar, dan Abang harus<br />
memberikan kaki Abang untuk menendang pintu, dan membuka pintu<br />
saat dinda pulang.&#8221;<br />
&#8220;dinda suka jalan-jalan di shopping center tetapi selalu tersesat bahkan ada<br />
saatnya tersesat di tempat-tempat baru yang dinda kunjungi, Abang harus<br />
mencari dinda dari satu tempat ke tempat yang lain untuk membawa dinda kembali ke rumah.&#8221;<br />
&#8220;dinda selalu pegal pegal sewaktu &#8216;teman baik&#8217; dinda datang setiap<br />
bulan, dan Abang harus memberikan tangan Abang untuk memijit dan mengurut kaki dinda yang pegal itu.&#8221;<br />
&#8220;dinda lebih suka duduk di rumah, dan Abang selalu risau kalau kalau dinda menjadi Bosan. Dan Abang harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburkan hati dinda dirumah atau meminjamkan lidah Abang untuk menceritakan hal-hal lucu yang Abang alami.&#8221;<br />
&#8220;dinda selalu menatap komputer, membaca buku dan itu tidak baik untuk<br />
kesehatan mata dinda, Abang harus menjaga mata Abang agar ketika kita tua<br />
nanti, abang dapat menolong mengguntingkan kuku dinda dan memandikan dinda.&#8221;<br />
&#8220;Tangan Abang akan memegang tangan dinda, membimbing menelusuri pantai,<br />
menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna<br />
bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah dinda.&#8221; </p>
	<p>&#8220;Tetapi sayangku, Abang tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena,<br />
Abang tidak sanggup melihat airmatamu mengalir menangisi kematian Abang.&#8221; </p>
	<p>&#8220;Sayangku, Abang tahu, ada banyak orang yang mencintaimu lebih<br />
daripada cinta Abang kepada dinda.&#8221;<br />
&#8220;Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan oleh tangan, kaki, mata<br />
Abang tidak cukup bagi dinda. Abang tidak akan menahan dinda mencari<br />
tangan, kaki dan mata lain yang dapat membahagiakan dinda.&#8221; </p>
	<p>Airmata saya jatuh ke atas tulisannya hingga membuat tintanya menjadi<br />
kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya lagi. </p>
	<p>&#8220;Dan sekarang, dinda telah selesai membaca jawaban Abang. Jika dinda<br />
puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan Abang tinggal di<br />
rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, Abang sekarang sedang berdiri<br />
di luar sana menunggu jawaban dinda.&#8221; &#8220;Tetapi, jika dinda tidak puas,<br />
sayangku&#8230;biarkan Abang masuk untuk mengemaskan barang-barang Abang, dan Abang tidak akan menyulitkan hidup dinda. Percayalah, kebahagiaan Abang adalah bila dinda bahagia.&#8221; </p>
	<p>Saya tertegun. Segera saya memandang pintu yang sedang tertutup rapat. Lalu saya segera berlari membukakan pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah gusar sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya. </p>
	<p>Oh! Kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam &#8216;wujud&#8217; yang kita inginkan, maka cinta itu telah hadir dalam &#8216;wujud&#8217; yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya</p>
	<p>diambil dr: http://myquran.org/</p>
	<p>&#8211;Ya Allah semoga Engkau memelihara cinta antara aku dan suamiku&#8211;<br />
Amien&#8230;!!!
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/09/12/kisah-cinta-seorang-dinda/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kamu Cantik dari Dalam</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/28/kamu-cantik-dari-dalam/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/28/kamu-cantik-dari-dalam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Jul 2006 08:13:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>celoteh</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/28/kamu-cantik-dari-dalam/</guid>
		<description><![CDATA[	&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;
KAMU CANTIK DARI DALAM 
	Andi merasa ditipu dan bosan menikmati saat-saat berdua bersama istrinya setelah 5 bulan menjalani pernikahan. Berbeda dengan Ishaq, yang kelihatan seperti baru menikah seminggu yang lalu, dan selalu romantis bersama istrinya padahal umur pernikahannya telah mencapai 2 tahun. Jika dilihat dari umur pernikahan, sudah tidak masanya lagi mereka selalu kelihatan mesra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
KAMU CANTIK DARI DALAM </p>
	<p>Andi merasa ditipu dan bosan menikmati saat-saat berdua bersama istrinya setelah 5 bulan menjalani pernikahan. Berbeda dengan Ishaq, yang kelihatan seperti baru menikah seminggu yang lalu, dan selalu romantis bersama istrinya padahal umur pernikahannya telah mencapai 2 tahun. Jika dilihat dari umur pernikahan, sudah tidak masanya lagi mereka selalu kelihatan mesra apalagi telah memiliki buah hati. Apa pasalnya?Menurut Andi, ia merasa telah dibohongi oleh istrinya, karena kecantikan yang selama ini (baca: sebelum menikah) hanya balutan kosmetik yang dilakukan saat mereka janjian ketemu dan pergi. Setelah menikah, ia tidak pernah menemukan kecantikan itu ketika berada dirumah , kecuali jika ada resepsi pernikahan. Sementara Ishaq, ia yang mengenal istrinya lewat saudara perempuannya bebarapa bulan menjelang pernikahan. Ketika bertemu, isterinya saat itu tidak memakai alat kosmetik kecuali yang biasa-biasa saja. Namun, yang membuat Ishaq semakin cinta pada istrinya setelah menikah selalu tampil rapi dan semakin cantik dibandingkan ketika ta&#8217;aruf yang terjadi sebelum pernikahan. Bahkan, yang membuatnya semakin sayang pada istrinya selalu bangun lebih awal dan ketika pulang kerja selalu menyambutnya dengan wajah yang indah dan berpakaian rapi. </p>
	<p>Dalam mencari pasangan hidup, sudah lumrah laki-laki selalu mencari wanita yang cantik. Hal ini wajar, bahkan Islam sebagai agama yang mengetauhi apa yang diinginkan (hajât) umatnya menyuruh melalui lisan Rasulullâh Saw. untuk mencari wanita yang cantik. Sebagaimana beliau mengatakan:&#8221; Nikahilah perempuan itu karena empat perkara: hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Pilihlah wanita yang beragama jika tidak engkau akan merugi&#8221;. Ini bukan sekedar ucapan saja, namun telah dibuktikan ketika al-Mughirah bin Syu&#8217;bah ingin meminang seorang wanita, ia menceritakan hasrat hatinya kepada Rasulullâh Saw. kemudian beliau menyuruhnya untuk melihat wanita tersebut terlebih dahulu supaya terciptanya ketentraman.Tepat sekali apa yang dikatakan seorang sastrawan, bahwa cantik itu wanita dan wanita itu cantik. Artinya, memang sudah menjadi fitrah wanita untuk selalu tampil menarik dan indah. Dalam menumbu hkan kecantikan terkadang para wanita selalu menggunakan pelbagai macam cara, ada yang dengan mengoperasi bagian dari tubuhnya supaya kelihatan semakin cantik, ada mengikuti latihan aerobik biar selalu kelihatan langsing dan indah, ada yang dengan melakukan kegiatan rutin ke salon, dan memperbanyak perhiasan untuk di ajangdi tubuhnya dan bentuk-bentuk lainnya Islam sebagai agama yang tidak suka berfoya-foya, dan selalu menjaga martabat wanita mempunyai ciri khas tersendiri bagaimana supaya pasangan hidupnya semakin cinta. karena, kecantikan yang alami dan bersifat bathin akan selalu terpancar sinarnya sekalipun tidak dihiasi dengan alat kosmetik. Berbeda dengan kecantikan lahir hanya akan bertahan sementara dan berakhir dengan mengecewakan. Seperti yang dialami Andi, merasa telah ditipu istrinya yang selalu menunjukkan kecantikan lahir selama ini, tapi tidak pernah memunculkan kecantikan bathin yang diharapkan setelah hidup bersama.</p>
	<p>Bagaimana kecantikan bathin itu? Kecantikan bathin tidak membuat wanita harus mengeluarkan uang banyak, tidak membutuhkan aksesoris duniawi dan tidak mengharuskan wanita untuk keluar rumah. Hal itu, hanyalah kecantikan yang ditujukan untuk membuat suami betah dirumah dan selalu bahagia ketika memandang dirinya. Kecantikan bathin hanya bersifat ke dalam dengan tujuan mengamalkan sunnah Rasulullâh Saw. Sebagaimana beliau mengatakan: &#8221; sebaik-baik wanita jika kamu memandangnya dapat membuat senang, jika kamu menyuruhnya selalu taat, jika kamu memberinya (uang) akan mengigunakannya untuk kebaikanmu, jika kamu pergi akan menjaga dirinya dan hartamu&#8221; (HR. An-Nasâî).</p>
	<p>Kecantikan batin hanyalah berupa perbuatan-pebuatan kecil yang mampu membuat suami bertambah sayang dan Allah pun ridho kepadanya. Seperti yang dilakukan istri Ishaq, yang selalu membuatnya senang dan bahagia ketika berada dirumah. Setiap malam Ishaq selalu dibangunkan shalat malam, kalau sarapan selalu ditemani, tidak mengizinkan pem bantu untuk mengurus hal-hal yang berkaitan dengan suaminya dan terlebih istimewa lagi ketika pulang kerja selalu disambut dengan senyum tulusnya, yang mampu membuat Ishaq merasa tidak pernah lelah mencari nafkah hidup. </p>
	<p>Kecantikan bathin akan terwujud jika seorang wanita mampu memiliki tiga kecantikan utama:</p>
	<p>1.kecantikan Jiwa (jamâl al-Rûh) </p>
	<p>Seorang wania yang memiliki kecantikan jiwa akan selalu melakukan sesuatu dengan niat karena Allah Swt., cintanya kepada suami hanyalah sebagai jalan untuk menggapai cinta Ilâhi. Dia siap menerima kekurangan yang ada pada suaminya, tidak pernah menuntut hal yang lebih dan selalu menggembirakan suaminya sekalipun sedang mengalami kesusahan. Wanita seperti ini tidak pernah &#8220;haus&#8221; pada dunia, selalu tawakkal kepada Allah dan yakin bahwa Allah akan memberikan yang lebih baik dari yang di harapakannya di dunia ini serta berpegang pada janjiNya dalam surat Adh-dhuha :4 : &#8221; Dan sesungguhnya Akhirat itu lebih baik bagimu dari permulaan&#8221;. Sifat inilah yang melekat pada Ummul mukminin, Hajar, Khadijah, Aisyah, Asma&#8217; binti Abu Bakar dan wanita-wanita muslimah lainnya yang benar-benar mencari cinta Ilahi. Kecantikan jiwa akan menimbulkan pancaran cahaya alami di wajah yang mampu membuat suami ahagia tanpa perlu diolesi deng an kosmetik mahal. </p>
	<p>2.kecantikan diri (jamâl al-Nafs) </p>
	<p>Pada masa sahabat, ada seorang lelaki menceritakan kecantikan isterinya ketika sedang berkumpul dengan para sahabat. Dia menceritakan hal itu, karena bebarapa hari tidak pernah berkumpul dengan para sahabatnya, sehingga ketika bertemu mereka bertanya perihal dirinya. Dia menceritakan sifat isterinya: &#8220;ketika aku bersamanya terasa diri ini bagaikan tidak pernah mengalami kesusahan, perbuatannya selalu membuatku semakin jatuh cinta kepadanya, setiap hari aku lihat akhlaknya bertambah baik, tidak pernah menimbulkan kegelisahan, ketika pulang dari bekerja terasa hilang lelahku dikarenakan senyuman dan sambutannya yang begitu hangat, sekalipun kukatakan bahwa hari ini tidak pendapat hasil lebih baik dari kemarin, namun dia tetap tersenyum dan terus memberiku semangat. Keindahan yang diberikannya tanpa hiasan alal-alat kecantikan. Dia cantik dari dalam&#8221;. Kecantikan diri merupakan polesan kedua yang mampu membuat suami menjadi se lalu betah dirumah dan tidak pernah merasa gelisah. Hal ini hanya membutuhkan sedikit pekerjaan tanpa harus keluar rumah, tidak menimbulkan fitnah dan mengeluarkan uang. Kecantikan hanya ditujukan untuk sang suami saja, tidak untuk yang lain.</p>
	<p>3.kecantikan Akal (jamâl al-&#8217;Aql). </p>
	<p>Apa hubungan kecantikan akal dengan &#8220;kecantikan dari dalam&#8221;? Untuk menjawab ini kita harus mengingat apa tujuan menciptakan kecantikan itu sendiri, tidak lain dan tidak bukan untuk menjadi isteri yang shalehah. Target ini akan tercapai jika seorang itu rajin membaca dan mencari infomasi, yang kedua-duanya merupakan &#8220;hidangan&#8221; akal. Jika seorang wanita rajin membaca buku-buku tentang bagaimana membina rumah tangga yang baik, menjadi isteri yang tidak pernah membuat hati suami kecewa dan selalu memberikan solusi ketika ia ada masalah, maka sangat lengkaplah gelar yang akan disandangnya, yaitu &#8220;dia cantik dari dalam&#8221;. Karena, isteri yang shalehah tidak akan pernah menunjukkan kecantikannya kecuali untuk suaminya saja. Jika tenteram hati suami dengan kondisi dan sikapnya insya Allah ridhoNya pun tidak akan pernah lepas dari dirinya. Seorang isteri yang kecantikannya hanya ditujukan untuk suami saja, maka surga pun t idak jauh dari dirinya hanya tinggal meningkatkan amal ibadah yang lain. Karena, kedudukan suami hampir sama dengan kedudukan kedua orang tua ketika akad nikah telah dinyatakan sah. Maka, buat para muslimah yang ingin membentuk dirinya menjadi isteri yang &#8220;indah dari dalam&#8221;, maka langkah yang harus ditempuh dari sekarang hanyalah banyak membaca dan mencari informasi serta menempah diri sekaligus bertekad akan menciptakan kecantikannya hanya untuk suaminya saja. Ayo&#8230;majulah para muslimah, pintu untuk mampu menggapai cinta Ilahi tidak akan pernah tertutup jika terus berusaha!  </p>
	<p>Rahmat Hidayat Nst.* *Penulis adalah mahasiswa universitas Al-Azhar kairo-Mesir, fak. Syariah Islamitah TK II<br />
*di ambil dr http://myquran.org/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/28/kamu-cantik-dari-dalam/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Challenger</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/27/challenger/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/27/challenger/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2006 03:17:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>celoteh</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/27/challenger/</guid>
		<description><![CDATA[	Tidak semua yang kita inginkan itu baik bagi kita..,
Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita.
	Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku inginterbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat.Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot..Namun, sesuatu pun terjadilah.Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Tidak semua yang kita inginkan itu baik bagi kita..,<br />
Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita.</p>
	<p>Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku inginterbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat.Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot..Namun, sesuatu pun terjadilah.Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru.</p>
	<p>Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos.Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan ! Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku. Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi.! Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.<br />
Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji klaustrofobi, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?<br />
Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa..</p>
	<p>Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan ?!Kenapa bukan aku ?! Bagian diriku yang mana yang kurang ?!Mengapa aku diperlakukan kejam ?!Aku berpaling pada ayahku. Katanya, &#8220;Semua terjadi karena suatu alasan..&#8221;<br />
Selasa, 28 Jan! uari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara  landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali.  Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu.Kenapa bukan aku ?! Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang.</p>
	<p>Aku teringat kata-kata ayahku, &#8220;Semua terjadi karena suatu alasan..&#8221; Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di  bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.</p>
	<p>Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.</p>
	<p>*****<br />
<em> satu lagi pelajaran buat kita, ternyata tidak semua yang kita inginkan baik buat kita.<br />
Tuhan tau apa yang kita butuhkan. Ingat tidak,  keinginan sama kebutuhan itu beda?  keinginan itu banyak sekali, dan tidak semua keinginan harus kita penuhi.  Sekali lagi Tuhan tau apa yang kita butuhkan..mungkin kita bertanya2 kenapa Tuhan tidak mengabulkan doa kita, keinginan kita. Tapi, ingatlah suatu saat kita pasti akan mengetahui hikmah dibalik itu semua..</p>
	<p>So, gak usah bersedih hati jika keinginan tidak sesuai dengan kenyataan. Ingat, apa pun yang terjadi dalam diri kita, itu adalah yang terbaik buat kita.</p>
	<p>Oke dehh..SEMANGATTT!!!!!</p>
	<p>CHAYYOO!!!</em>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/27/challenger/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ponakan baru uey&#8230;</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/24/ponakan-baru-uey/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/24/ponakan-baru-uey/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2006 05:55:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>My Diary</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/24/ponakan-baru-uey/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini gak puguh euy,..meni asa teu ararenak hate kieu&#8230; duka kunaon atuh
Oia..hari sabtu kemaren pulang ke bandung..ada kabar gembira di sana.
	aku punya ponakan baru lagi, yup..kaka ku baru lahiran lagim, anaknya perempuan..cantik bgd deh..
aku pengen gendong, tapi takut:D soalnya baru 2 minggu sii..namanya Erin katanya&#8230;ihhh gemes deh, aku pengen gendong dia..tapi masih merah..ya udah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini gak puguh euy,..meni asa teu ararenak hate kieu&#8230; duka kunaon atuh<br />
Oia..hari sabtu kemaren pulang ke bandung..ada kabar gembira di sana.</p>
	<p>aku punya ponakan baru lagi, yup..kaka ku baru lahiran lagim, anaknya perempuan..cantik bgd deh..<br />
aku pengen gendong, tapi takut:D soalnya baru 2 minggu sii..namanya Erin katanya&#8230;ihhh gemes deh, aku pengen gendong dia..tapi masih merah..ya udah terpaksan cuma ngeliatin ajah hehhee&#8230;</p>
	<p>Trus ponakan ku si Achi, dah masuk SD sekarang..wahh senengnya liat dia. Kemaren sempet di liatin buku2nya,  katanya ada PR dari Bu Guru&#8230;ehh dia minta aku bantuin pe ernya hihihi..tp aku lom liat dia pake seragam Es De. Pasti lucu banged deh..rambutnya yang panjang, pasti sama mamanya di iket 2 deh..di tambah poninya..wahh cantik dehh ponakanku  ( kayak tantennya&#8230;:D )  sekali kali narsis gak apa2 kan&#8230;:P</p>
	<p>Oia..kemaren juga pas pulang kumpul semua deh&#8230; kaka2 ku dateng semua,  kecuali  kakak no 5, kerja kali dia. Duhh..seneng bgd rasanya kumpul2 kaya kemaren&#8230;.sebenernya aku kangen bgd ma mereka, tp aku harus pulang..jadi gak nginep. Hikss..masih kangen ma si Achi..</p>
	<p>Satu lagi kabar dari sepupuku, Ocha. sekarang dia dah SMP kelas 1, padahal dulu dia mau nerusin ke  BE. ehh..katanya NEM nya kurang 1, tapi gak papa deh Cha` sama ajah ko sekolah dimanapun juga&#8230;semnagad yak cha&#8230;;)
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/07/24/ponakan-baru-uey/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kokoronotomo</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/06/23/kokoronotomo/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/06/23/kokoronotomo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2006 03:13:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>lyrik</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/06/23/kokoronotomo/</guid>
		<description><![CDATA[	 KOKORO NO TOMO
(by Mayumi Itsuwa)
	Anata kara kurushi mi o ubaeta sono toki
Watashi ni mo ikite yuku, yuki ga-wa ite kuru
Anata to de au made wa kodoku Nasasurai bito
Sono te no nukumori o kanjisasete
	Chorus 1:
Ai wa itsumo rarabai
Tabi ni tsukareta toki
Tada kokoro no tomo to watashi o yonde
	Shinjiau kokoro sae doko ka ni wasurete
Hito wa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p> KOKORO NO TOMO<br />
(by Mayumi Itsuwa)</p>
	<p>Anata kara kurushi mi o ubaeta sono toki<br />
Watashi ni mo ikite yuku, yuki ga-wa ite kuru<br />
Anata to de au made wa kodoku Nasasurai bito<br />
Sono te no nukumori o kanjisasete</p>
	<p>Chorus 1:<br />
Ai wa itsumo rarabai<br />
Tabi ni tsukareta toki<br />
Tada kokoro no tomo to watashi o yonde</p>
	<p>Shinjiau kokoro sae doko ka ni wasurete<br />
Hito wa naze sugita hi no shiawase oikakeru<br />
Shizuka ni mabuta tojite kokoro no doa o hiraki<br />
Watashi o tsukandara namida fuite</p>
	<p>Chorus 2:<br />
Ai wa itsumo rarabai<br />
Anata ga yowai toki<br />
Tada kokoro no tomo to watashi o yonde </p>
	<p><em>In Indonesian</p>
	<p>KOKORO NO TOMO<br />
(Teman Hati)</p>
	<p>Kala itu mampu kulepaskan kepedihan dari hatimu<br />
Semangatku pun bergelora menapaki jalan hidup ini<br />
Sebelum bersua denganmu, kesepian aku berkelana<br />
Biar kurasakan hangatnya jemarimu</p>
	<p>Chorus 1:<br />
Cinta senantiasa meninabobokkan<br />
Tatkala lelah dalam perjalanan<br />
Ingatlah diriku sebagai teman hati</p>
	<p>Bahkan hati yang saling percaya terlupa entah di mana<br />
Mengapa orang-orang mengejar kebahagiaan yang telah berlalu<br />
Pejamkan matamu perlahan dan singkapkan jendela hatimu<br />
Raih tanganku dan usap air matamu</p>
	<p>Chorus 2:<br />
Cinta senantiasa meninabobokkan<br />
Tatkala lelah dalam perjalanan<br />
Ingatlah diriku sebagai teman hati </em>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/06/23/kokoronotomo/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Raket&#8230;..Owhh..Raket</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/06/11/raketowhhraket/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/06/11/raketowhhraket/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jun 2006 03:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>celoteh</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/06/11/raketowhhraket/</guid>
		<description><![CDATA[	Kali ini aku ingin berbagi cerita padamu hihihi&#8230;.Sttt,..jangan di tertawain yahh.., janji lhoo&#8230;*_*
	Begini aku sudah lama mengidamkan sebuah alat buat olahraga yang bernama raket itu. Mau beli tapi selalu ajah gak jadi. Hikss&#8230;entahlah selalu ajah ada halangan dan rintangan ( halah&#8230;halah..sampe segitunya..;)) )
	Sampe sampe ada yang menertawakan aku karena beli raketnya gk jadi jadi,&#8230;hikss&#8230;sebenernya bukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kali ini aku ingin berbagi cerita padamu hihihi&#8230;.Sttt,..jangan di tertawain yahh.., janji lhoo&#8230;*_*</p>
	<p>Begini aku sudah lama mengidamkan sebuah alat buat olahraga yang bernama raket itu. Mau beli tapi selalu ajah gak jadi. Hikss&#8230;entahlah selalu ajah ada halangan dan rintangan ( halah&#8230;halah..sampe segitunya..;)) )</p>
	<p>Sampe sampe ada yang menertawakan aku karena beli raketnya gk jadi jadi,&#8230;hikss&#8230;sebenernya bukan begituh. Kaya yang di jadiin alesan ajah yaa&#8230;padahal mah emang bener:(</p>
	<p>Sebenarnya suda bosan dengan kegiatan pagi hari ( abis sholat tidur lagi..) pengennya olahraga, apa lagi di depan rumah jalannya sepi. Jadi enak banged buat maen badminton..cuma ya itu aku belum punya raketnya huuuuu&#8230;!!!!</p>
	<p>Yaa..udah kita liat ajah dehh ntar..kesampean apa enggak yahh..kira2..hehee&#8230;<br />
Okeh kita tunggu ceritanya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/06/11/raketowhhraket/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>..Karena jodoh bukanlah sebuah pilihan (sebuah pemahaman pribadi)</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/05/08/karena-jodoh-bukanlah-sebuah-pilihan-sebuah-pemahaman-pribadi/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/05/08/karena-jodoh-bukanlah-sebuah-pilihan-sebuah-pemahaman-pribadi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 May 2006 03:56:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>Artikel</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/05/08/karena-jodoh-bukanlah-sebuah-pilihan-sebuah-pemahaman-pribadi/</guid>
		<description><![CDATA[	“Akhi, mengapa antum memilih saya untuk menjadi isteri antum, padahal ada banyak akhwat lain di dunia ini, yang lebih baik kualitasnya dari saya?” Wink
	Sungguh, pertanyaan yang Aku merasa sangat yakin sudah siap dengan jawabannya, akan tetapi, entah kenapa Aku membisu ketika saatnya tiba. Lips Sealed
	Aku mencari..
Dan terus mencari..
Tapi tak pernah kutemukan jawabnya..
	“Karena ukhti berakhlak baik..”
Ah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>“Akhi, mengapa antum memilih saya untuk menjadi isteri antum, padahal ada banyak akhwat lain di dunia ini, yang lebih baik kualitasnya dari saya?” Wink</p>
	<p>Sungguh, pertanyaan yang Aku merasa sangat yakin sudah siap dengan jawabannya, akan tetapi, entah kenapa Aku membisu ketika saatnya tiba. Lips Sealed</p>
	<p>Aku mencari..<br />
Dan terus mencari..<br />
Tapi tak pernah kutemukan jawabnya..</p>
	<p>“Karena ukhti berakhlak baik..”<br />
Ah, mana mungkin diriku yang lemah ini dapat menilaimu..<br />
“Karena ukhti seorang aktivis dakwah..”<br />
Ah, betapa hinanya aku untuk dirimu..<br />
“Karena ukhti cantik..”<br />
Ah, jangan kau pilih Aku, ukhti..<br />
“Karena ukhti jago memasak..”<br />
Gubrakss.. cukup sudah.. Cheesy</p>
	<p>Ah, Aku tak tahu..<br />
Sungguh tak tahu..<br />
Mohon petunjukMu ya Rabbi..</p>
	<p>Karena Aku yakin..<br />
Pasti..<br />
Pasti ada alasan..<br />
Alasan mengapa ukhti menjadi jodoh bagiku..<br />
Alasan yang Engkau ridhai..<br />
Ya Rabbi..</p>
	<p>Aku kembali merenung.. Roll Eyes<br />
“Apakah jodoh memang sebuah pilihan?”<br />
“Bagaimana bila jodoh bukan sebuah pilihan?”<br />
“Ya, jodoh bukan pilihan!!”<br />
“Bukankah AllahSWT sudah menetapkan jodoh kita, sebelum kita lahir kedunia?”<br />
“Maka janganlah ada keraguan dalam hatimu sahabatku..”<br />
“Jodohmu adalah amanah&#038;anugerah dari AllahSWT!!”<br />
“dan adakah yang lebih baik daripada ketetapan AllahSWT untukmu?” Afro</p>
	<p>Kemudian dengan segenap keyakinan Aku berkata<br />
“Aku tidak pernah memilihmu ukhti”<br />
“Karena jodoh bukan untuk dipilih, tapi untuk disyukuri”<br />
“Aku hanya ikhtiar, AllahSWT lah yang mengamanahkan anugerah seorang isteri kepadaku”<br />
“Dan amanah itu, wajib untuk dijaga sebaik-baiknya,InsyaAllah” Smiley</p>
	<p>Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu&#8217;min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu&#8217;min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.(Q.S Al Ahzab:36)</p>
	<p>Wallahu Alam bi Showab</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/05/08/karena-jodoh-bukanlah-sebuah-pilihan-sebuah-pemahaman-pribadi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tujuan Pernikahan dalam Islam</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/05/06/tujuan-pernikahan-dalam-islam/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/05/06/tujuan-pernikahan-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 May 2006 04:07:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>Artikel</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/05/06/tujuan-pernikahan-dalam-islam/</guid>
		<description><![CDATA[	Tujuan Pernikahan dalam Islam
	Untuk memenuhi tuntutan naluri manusia yang asasi.
Pernikahan adalah fitrah manusia, maka jalan yang sah untuk memenuhi kebutuhan ini yaitu dengan aqad nikah (melalui jenjang pernikahan). Bukan dengan cara yang amat kotor menjijikan seperti cara-cara orang sekarang seperti: berpacaran, kumpul kebo, melacur, berzina, lesbi, homo, dan lain sebagainya yang telah menyimpang jauh dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Tujuan Pernikahan dalam Islam</p>
	<p>Untuk memenuhi tuntutan naluri manusia yang asasi.<br />
Pernikahan adalah fitrah manusia, maka jalan yang sah untuk memenuhi kebutuhan ini yaitu dengan aqad nikah (melalui jenjang pernikahan). Bukan dengan cara yang amat kotor menjijikan seperti cara-cara orang sekarang seperti: berpacaran, kumpul kebo, melacur, berzina, lesbi, homo, dan lain sebagainya yang telah menyimpang jauh dan diharamkan oleh Islam.</p>
	<p>Untuk membentengi ahlak yang luhur.<br />
Sasaran utama dari disyari&#8217;atkannya pernikahan dalam Islam di antaranya ialah untuk membentengi martabat manusia dari perbuatan kotor dan keji yang telah menurunkan dan meninabobokan martabat manusia yang luhur. Islam memandang pernikahan dan pembentukan keluarga sebagai sarana efektif untuk memelihara pemuda dan pemudi dari kerusakan serta melindungi masyarakat dari kekacauan. Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda: &#8220;Wahai para pemuda ! Barangsiapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka nikahlah, karena nikah itu lebih Menundukan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa (shaum), karena shaum itu dapat membentengi dirinya&#8221;. (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa&#8217;i, Darimi, Ibnu Jarud dan Baihaqi).</p>
	<p>Untuk menegakkan rumah tangga yang islami.<br />
Dalam Al-Qur&#8217;an disebutkan bahwa Islam membenarkan adanya Thalaq (perceraian). Jika suami istri sudah tidak sanggup lagi menegakkan batas-batas Allah, sebagaimana firman Allah: &#8220;Thalaq (yang dapat dirujuki) dua kali, setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara ma&#8217;ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali dari sesuatu yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh istri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zhalim&#8221;. (Al-Baqarah : 229).</p>
	<p>Yakni keduanya sudah tidak sanggup melaksanakan syari&#8217;at Allah. Dan dibenarkan rujuk (kembali nikah lagi) bila keduanya sanggup menegakkan batas-batas Allah. Sebagaimana yang disebutkan dalam lanjutan ayat di atas: &#8220;Kemudian jika si suami menthalaqnya (sesudah thalaq yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dinikahkan dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami yang pertama dan istri) untuk nikah kembali, jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah, diterangkannya kepada kaum yang (mau) mengetahui&#8221;. (Al-Baqarah: 230).</p>
	<p>Jadi tujuan yang luhur dari pernikahan adalah agar suami istri melaksanakan syari&#8217;at Islam dalam rumah tangganya. Hukum ditegakkannya rumah tangga berdasarkan syari&#8217;at Islam adalah WAJIB. Oleh karena itu setiap muslim dan muslimah yang ingin membina rumah tangga yang Islami, ajaran Islam telah memberikan beberapa kriteria tentang calon pasangan yang ideal yaitu: (a) sesuai kafa&#8217;ah; dan (b) shalih dan shalihah.</p>
	<p>Kafa&#8217;ah menurut konsep islam<br />
Pengaruh materialisme telah banyak menimpa orangtua. Tidak sedikit pada zaman sekarang ini orang tua yang memiliki pemikiran, bahwa di dalam mencari calon jodoh putra-putrinya, selalu mempertimbangkan keseimbangan kedudukan, status sosial dan keturunan saja. Sementara pertimbangan agama kurang mendapat perhatian. Masalah Kufu&#8217; (sederajat, sepadan) hanya diukur lewat materi saja.<br />
Menurut Islam, kafa&#8217;ah (atau kesamaan/kesepadanan/ sederajat dalam pernikahan) dipandang sangat penting karena dengan adanya kesamaan antara kedua suami istri itu, maka usaha untuk mendirikan dan membina rumah tangga yang Islami Insya Allah akan terwujud. Tetapi kafa&#8217;ah menurut Islam hanya diukur dengan kualitas iman dan taqwa serta akhlaq seseorang. Allah memandang sama derajat seseorang baik itu orang Arab maupun non Arab, miskin atau kaya. Tidak ada perbedaan dari keduanya kecuali derajat taqwanya.</p>
	<p>Firman Allah: &#8220;Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang-orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal&#8221;. (Al-Hujurat : 13).</p>
	<p>Dan mereka tetap sekufu&#8217; dan tidak ada halangan bagi mereka untuk menikah satu sama lainnya. Wajib bagi para orangtua, pemuda, pemudi untuk meninggalkan faham materialis dan kembali kepada Al-Qur&#8217;an dan Sunnah Nabi yang Shahih. Sabda Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam: &#8220;Wanita dikawini karena empat hal : Karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (ke-Islamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan celaka&#8221;. (Hadits Shahih Riwayat Bukhari, Muslim).</p>
	<p>Memilih yang shalih dan shalihah<br />
Lelaki yang hendak menikah harus memilih wanita yang shalihah dan wanita harus memilih laki-laki yang shalih. Menurut Al-Qur&#8217;an: &#8220;Wanita yang shalihah ialah yang ta&#8217;at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, olkeh karena Allah telah memelihara (mereka)&#8221;. (An-Nisaa : 34). Menurut Al-Qur&#8217;an dan Al-Hadits yang Shahih di antara ciri-ciri wanita yang shalihah ialah : &#8220;Ta&#8217;at kepada Allah, ta&#8217;at kepada Rasul, memakai jilbab (pakaian) yang menutup seluruh auratnya dan tidak untuk pamer kecantikan (tabarruj) seperti wanita jahiliyah (Al-Ahzab : 32).</p>
	<p>Tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahram, ta&#8217;at kepada orangtua dalam kebaikan, ta&#8217;at kepada suami dan baik kepada dan lain sebagainya&#8221;. Bila kriteria ini dipenuhi Insya Allah rumah tangga yang Islami akan terwujud. Sebagai tambahan, Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam menganjurkan untuk memilih wanita yang peranak dan penyayang agar dapat melahirkan generasi penerus umat.</p>
	<p>Untuk meningkatkan ibadah kepada Allah.<br />
Menurut konsep Islam, hidup sepenuhnya untuk beribadah kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama manusia. Dari sudut pandang ini, rumah tangga adalah salah satu lahan subur bagi peribadatan dan amal shalih di samping ibadah dan amal-amal shalih yang lain. Sampai-sampai bersetubuh (berhubungan suami-istri) pun termasuk ibadah (sedekah). Rasulullah shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda: &#8220;Jika kalian bersetubuh dengan istri-istri kalian termasuk sedekah!.&#8221; Mendengar sabda Rasulullah itu para shahabat keheranan dan bertanya: &#8220;Wahai Rasulullah, seorang suami yang memuaskan nafsu birahinya terhadap istrinya akan mendapat pahala ?&#8221; Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab: &#8220;Bagaimana menurut kalian jika mereka (para suami) bersetubuh dengan selain istrinya, bukankah mereka berdosa .? &#8220;Jawab para shahabat : &#8220;Ya, benar&#8221;. Beliau bersabda lagi : &#8220;Begitu pula kalau mereka bersetubuh dengan istrinya (di tempat yang halal), mereka akan memperoleh pahala!&#8221;. (Hadits Shahih Riwayat Muslim, Ahmad dan Nasa&#8217;i dengan sanad yang Shahih).</p>
	<p>Untuk mencari keturunan yang shalih dan shalihah.<br />
Tujuan pernikahan diantaranya ialah untuk melestarikan dan mengembangkan bani Adam. Allah berfirman: &#8220;Allah telah menjadikan dari diri-diri kamu itu pasangan suami istri dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?&#8221;. (An-Nahl : 72).</p>
	<p>Yang tak kalah pentingnya, dalam pernikahan bukan hanya sekedar memperoleh anak, tetapi berusaha mencari dan membentuk generasi yang berkualitas yaitu mencetak anak yang shalih dan Shalihah serta bertaqwa kepada Allah SWT. Keturunan yang shalih tidak akan diperoleh melainkan dengan tarbiyah Islam (pendidikan Islam) yang benar. Disebutkan demikian karena banyak &#8220;Lembaga Pendidikan Islam&#8221;, tetapi isi dan metodanya tidak Islami. Sehingga banyak terlihat anak-anak kaum muslimin tidak memiliki ahlaq Islami sebagai akibat pendidikan yang salah. Oleh karena itu suami istri bertanggung jawab mendidik, mengajar, dan mengarahkan anak-anaknya ke jalan yang benar.</p>
	<p>Islam memandang bahwa pembentukan keluarga merupakan salah satu jalan untuk merealisasikan tujuan-tujuan yang lebih besar yang meliputi berbagai aspek kemasyarakatan berdasarkan Islam yang akan mempunyai pengaruh besar dan mendasar terhadap kaum muslimin dan eksistensi umat Islam.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/05/06/tujuan-pernikahan-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Umurku berkurang lagi&#8230;</title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/04/24/umurku-berkurang-lagi/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/04/24/umurku-berkurang-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Apr 2006 05:03:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>celoteh</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/04/24/umurku-berkurang-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[	hari ini umurku berkurang lagi setahun, Tuhan apa yang kau rencanakan untuk masa depanku. Siapa sebenarnya yang paling dominan, aku apa Engkau. Ahh..sebenrnya aku juga sudah tau jawabannya&#8230;aku hanya kurang bersungguh2 dalam mencapai citaku, dan aku sering sombong terhadap-Mu. Aku sering lupa menengadahkan ke dua tanganku, memohon doa kepada-Mu. Agar senantiasa kehidupan yang aku jalani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>hari ini umurku berkurang lagi setahun, Tuhan apa yang kau rencanakan untuk masa depanku. Siapa sebenarnya yang paling dominan, aku apa Engkau. Ahh..sebenrnya aku juga sudah tau jawabannya&#8230;aku hanya kurang bersungguh2 dalam mencapai citaku, dan aku sering sombong terhadap-Mu. Aku sering lupa menengadahkan ke dua tanganku, memohon doa kepada-Mu. Agar senantiasa kehidupan yang aku jalani selalu di berikan kelapangan hati, kebesaran jiwa, dan kecerdasan berfikir. </p>
	<p>Tuhan, ku haturkan rasa syukur atas nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepadaku sampai detik ini, aku bisa hidup dengan layak, walaupun punya banyak keinginan yang belum aku penuhi. Ahhh&#8230;.Engkau lebih tau kebutuhanku.</p>
	<p>semoga di usiaku yang sekarang ini menjadikanku semakin bisa memaknai hidup, semakin dewaswa dalam menyikapi setiap persoalan,  dan cita cinta ku akan segala tercapai. aminn&#8230;ya rabbal alamin!</p>
	<p>jakarta<br />
24042006</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/04/24/umurku-berkurang-lagi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://rostiani.blogsome.com/2006/04/13/30/</link>
		<comments>http://rostiani.blogsome.com/2006/04/13/30/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Apr 2006 07:42:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rostiani</dc:creator>
		
	<category>Episode cinta</category>
		<guid>http://rostiani.blogsome.com/2006/04/13/30/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini aku ingin mengatakan kepada matahari
	bahwa aku ingin memilikinya
	Kau taburkan kebaikan kepada siapapun
	Ahh..sehingga pada akhirnya pertahananku goyah sudah&#8230;..
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini aku ingin mengatakan kepada matahari</p>
	<p>bahwa aku ingin memilikinya</p>
	<p>Kau taburkan kebaikan kepada siapapun</p>
	<p>Ahh..sehingga pada akhirnya pertahananku goyah sudah&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rostiani.blogsome.com/2006/04/13/30/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
